Duterte Tak Ingin Lagi jadi Presiden

Editor: Ivan Aditya

FILIPINA (KRjogja.com) – Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengungkapkan dirinya mungkin tidak akan berada dalam lingkungan kekuasaan elite Filipina sampai akhir masa jabatannya. Duterte mengatakan merasa tidak perlu menjadi presiden di usianya saat ini yang sudah mencapai 71 tahun.

Sebelumnya dalam sebuah pertemuan dengan para pebisnis Filipina, Duterte mengungkapkan kesehatannya yang kurang baik. Ia mengungkapkan menderita sakit punggung, migrain, dan penyakit buerger atau penyumbatan di pembuluh darah. Itu semua akibat kebiasaannya merokok di masa muda.

“Saya sudah tua, ini adalah jabatan terakhir saya. Setelah berusia 77 tahun, saya tidak yakin apakah masih akan di sekitar sini (kekuasaan) di akhir jabatanku,” ujar Duterte.

Duterte menyatakan bakal mengakhiri masa jabatannya pada 2022 di usia 77 tahun. Ia akan menjadi presiden tertua Filipina sejak periode perang jika kembali menjabat. ”Ini bukan karena saya memiliki penyesalan, tidak ada sama sekali. Saya menyadari sekarang, saya tidak membutuhkannya (presiden) untuk hidup saya saat ini. Saya ingin menikmati hari tua saya, saya punya pekerjDiaan, saya melakukan sesuatu yang benar. Itu satu-satunya penghiburan,” tambah Duterte.

Selain itu, dalam pertemuannya dengan para pebisnis, Duterte juga mengatakan tidak takut digulingkan dari kekuasaan terkait kebijakan kampanye antinarkoba yang menimbulkan pro-kontra di Filipina dan menelan korban jiwa. (*)

BERITA REKOMENDASI