Duterte Tegas Perangi Teroris

Editor: Ivan Aditya

MANILA (KRjogja.com) – Presiden Filipina Rodrigo Duterte telah memerintahkan tentara untuk menghancurkan para ektremis. Jika hal itu tak dilakukan, Filipina menghadapi risiko penyebaran ajaran ISIS di wilayahnya.

Duterte meminta teroris hilang dari Filipina. Jika mereka menolak meninggalkan Filipina Duterte tak segan untuk mengambil tindakan brutal. Bahkan, kata Duterte, untuk menghadapi teroris, dia bisa lebih brutal dari kelompok teroris ISIS. "Saya tak akan pernah membiarkan teroris menghancurkan Filipina," tegasnya.

Seperti diketahui, organisasi Abu Sayyaf telah dimasukkan ke dalam daftar teroris internasional. Sementara terkait permintaan uang tebusan, pemerintah Filipina selama ini telah menyerukan negara-negara yang warganya menjadi korban penculikan Abu Sayyaf untuk mengabaikan permintaan tersebut. (*)

BERITA REKOMENDASI