Duterte Tetap Lanjutkan Perang Narkoba

Editor: Ivan Aditya

FILIPINA, KRJOGJA.com – Presiden Filipina Rodrigo Duterte bersumpah tidak akan berhenti berperang melawan narkoba, menentang hujan kritik dan kecaman internasional, yang menganggap programnya tersebut melanggar hak asasi manusia.

"Pertarungan [melawan narkoba] tidak akan berhenti. Tetap berlangsung meski ada tekanan internasional dan lokal," kata Duterte pada Selasa (25/07/2017).

Perang melawan narkoba menjadi kampanye utama yang terus digaungkan Duterte sejak memenangi kursi kepresidenan pada pertengahan tahun lalu. Sejak itu pun, kampanye ini mengundangkan kritikan hingga kecaman dunia internasional lantaran dianggap tak memedulikan HAM.

Dalam perang anti-narkoba ini, Duterte memberi kewenangan polisi untuk membunuh setiap anggota kriminal dan pengguna narkoba. Sejak digencarkan, setidaknya 8.000 pengedar narkoba tewas tanpa proses peradilan jelas di tangan polisi dan badan penegak hukum. (*)

BERITA REKOMENDASI