Duterte Tolak Tuduhan Lakukan Genosida

Editor: Ivan Aditya

FILIPINA (KRjogja.com) – Presiden Filipina, Rodrigo Duterte menolak tuduhan melakukan genosida dalam perang melawan narkoba yang menewaskan hampir 1.800 orang. Dia juga membandingkan perang melawan narkoba dengan kekejaman yang dilakukan rezim Suriah di bawah kepemimpinan Presiden Bashar al-Assad serta kelompok ISIS atau Islamic State di Irak dan Suriah.

Presiden Duterte meyakinkan polisi Filipina bahwa dia siap untuk pergi ke penjara untuk membela mereka dari tuntutan hukum karena menjalankan perintahnya untuk membunuh para gembong narkoba.

Setidaknya 1.779 orang, baik pengguna maupun gembong narkoba tewas dibunuh sejak Duterte mengobarkan perang melawan narkoba. Jumlah orang yang tewas itu termasuk 712 orang yang ditembak mati dalam bentrokan melawan polisi. Sisanya dibunuh secara misterius. (*)

BERITA REKOMENDASI