Erdogan Akan Hentikan Jaringan Bisnis Gulen

Editor: Ivan Aditya

ANKARA (KRjogja.com) – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bersumpah akan mematikan semua bisnis yang terkait dengan dalang kudeta Fethullah Gulen di seantero Turki. Bisnis yang akan dibinasakan itu mencakup semua operasional lembaga pendidikan yang dikelola yayasan Gulen, lembaga amal dan perusahaan-perusahaan milik yayasan Gulen. Erdogan menuding bisnis tersebut selama ini telah dijadikan alat untuk membiayai kegiatan terorisme.

Erdogan dalam pidatonya yang disiarkan secara langung oleh TV pemerintah mengakui bahwa bisnis Gulen sangat banyak di Turki dan sampai saat ini masih menjadi yang terkuat di Turki. Oleh karena itu, untuk melemahkan dan bahkan mematikan semua bisnis tersebut, Erdogan akan melakukan restrukturisasi bisnis di seantero Turki.

"Saya bersumpah akan memberanats semua jaringan bisnis Gulen. Tak akan ada ampun," ujarnya seraya menambahkan, semua jaringan bisnis Gulen telah menyusupi sejumalh institusi negara yang membuatnya harus melakukan pembersihan dan restrukturisasi. Untuk diketahui, Gulen merupakan sosok yang snagat berpengaruh di Turki. Pengikutnya sangat banyak, mayoritas warga menengah ke atas. Gulen dikenal sebagai ulama moderat sekaligus pebisnis yang sukses.

Saat ini operasi pembersihan kaum Gulenis yang dilakukan Erdogan telah memakan korban lebih dari 60.000 orang dari berbagai kalangan, seperti militer, hukum, sipil dan pendidikan. Mereka ditangkap dan ditahan dengan tudingan terkait dengan gerakan Gulen ‘Hizmet’ yang berada di belakang kudeta gagal 15 Juli 2016 lalu.

Sementara Gulen sendiri berulang kali membantah tuduhan Erdogan. Begitu juga dengan AS menolak untuk menyerahkan Gulen karena tak ad bukti kuat yang menunjukkan ulama moderat tersebut sebagai otak kudeta 15 Juli 2016 lalu. Erdogan pun dilaporkan berang dengan sikap AS yang terus melindungi Gulen dan menyebut AS telah buta serta tuli. (*)

BERITA REKOMENDASI