Erdogan Desak Arab Saudi Ekstradisi Pembunuh Khashoggi ke Turki

ARGENTINA, KRJOGJA.com – Presiden Recep Tayyip Erdogan telah menuntut Arab Saudi untuk mengekstradisi para tersangka pembunuhan Jamal Khashoggi, agar mereka dapat diproses hukum di Turki.

Arab Saudi telah mendakwa 11 orang atas tuduhan terlibat dalam pembunuhan Khashoggi. Di sisi lain, Turki mengupayakan agar mereka diekstradisi, mengingat, tempat kejadian perkara berlokasi di Istanbul. 

Saudi telah menolak proposal itu, dengan berdalih bahwa Khashoggi tewas di dalam Konsulat Saudi di Istanbul secara teknis, TKP itu merupakan wilayah administrasi Saudi.

Berbicara pascasesi KTT G-20 di Buenos Aires, Argentina akhir pekan ini, Erdogan menekankan penting bahwa para tersangka yang ditahan oleh pemerintah Saudi harus diekstradisi untuk menghadapi pengadilan di Turki, demikian seperti dikutip dari BBC, Minggu (2/12/2018).

Ia juga menuduh otoritas Saudi telah memberikan penjelasan yang inkonsisten dan bohong tentang terbunuhnya Jamal Khashoggi, karena, mereka mengubah cerita dan menolak untuk berbagi informasi dengan penyelidikan Turki.

Erdogan menambahkan bahwa pembunuhan itu merupakan ujian bagi seluruh dunia, tetapi bersikeras dia tidak ingin merusak keluarga kerajaan Saudi.

Dia mengatakan penyelesaian pembunuhan itu akan menjadi kepentingan keluarga kerajaan Saudi.

Dalam kesempatan yang sama, Erdogan juga mengatakan, Turki memiliki bukti bahwa Jamal Khashoggi telah terbunuh selama tujuh setengah menit dan telah berbagi bukti itu dengan negara-negara yang telah memintanya.(*)

BERITA REKOMENDASI