Erdogan Ingin Kendalikan Militer

Editor: Ivan Aditya

TURKI (KRjogja.com) – Seorang pejabat parlemen Turki mengatakan Presiden Tayyep Erdogan menginginkan angkatan bersenjata dan badan intelijen nasional berada di bawah kendali presiden. Hal ini sebagai buntut dari kudeta berdarah yang gagal pada 15 Juli lalu.

Keinginan ini datang setelah Erdogan melakukan pertemuan dengan Dewan Militer Turki yang dipimpin oleh Perdana Menteri Binali Yildirim dan pemecatan terhadap hampir 1.700 personel militer atas keterlibatan mereka dalam kudeta.

Terkait hal ini, media Turki menurunkan laporan, perubahan ini membutuhkan amandemen konstitusi sehingga partai pendukung Erdogan, AKP, akan membutuhkan dukungan dari partai-partai oposisi di parlemen.

“Presiden mengatakan bahwa ia akan membicarakan dengan pihak oposisi rencana menjadikan pemimpin militer dan MIT (badan intelijen Turki) di bawah kendali presiden,” kata pejabat parlemen.

Menempatkan kepala staf militer dan MIT dibawah arahan presiden secara keseluruhan akan sejalan dengan usaha Erdogan untuk menggolkan konstitusi baru yang memusatkan kekuasaan kepada presiden, sebagai pihak eksekutif. (*)

BERITA REKOMENDASI