Erdogan Kembali Ambilalih Pemerintahan

ISTANBUL (KRjogja.com) – Turki tengah bergejolak akibat pernyataan yang mengatakan bahwa militer Turki melakukan kudeta dengan mengambil alih pemerintahan. Gerakan kudeta tersebut terjadi saat Presiden Recep Tayyip Erdogan menikmati liburannya.

Beberapa anggota militer juga dikabarkan sempat mengambil alih beberapa tempat krusial seperti kompleks kepresidenan dan alun-alun Taksim yang terdapat di Istanbul. Informasi mengenai kudeta ini bermula ketika salah satu media Turki menyatakan bahwa pihak mileter telah mengambil alih kepemimpinan.

Erdogan yang mendengar berita mengenai kudeta tersebut langsung meminta pendukungnya untuk turun ke jalan. Usaha tersebut bisa dikatakan berhasil karena setelah pernyataan tersebut kepolisian Turki langsung mengamankan beberapa anggota militer.

Erdogan juga langsung meninggalkan masa liburannya dan terbang ke Istanbul. Dirinya langsung melakukan jumpa pers dan menyatakan bahwa kudeta telah digagalkan. Dalam jumpa pers tersebut dirinya berjanji akan melakukan pembersihan di militer Turki.

Dalam jumpa wartawan tersebut Erdogan juga mengatakan bahwa kudeta tersebut hanya dilakukan oleh kelompok minoritas di dalam militer Turki yang ingin memecahkan integeritas perstatuan Turki.

“Kami akan terus bersatu. Kami akan menjadi besar dan tetap bertahan. Semua berjuang bersama Turki!” tulis Erdogan dalam akun Twitter-nya.

Sementara itu Associated Press mengatakan bahwa sosok di balik kudeta yang dilangsungkan di Turki tersebut adalah Fethullah Gulen yang tinggal di Amerika Serikat. Namun, Gulen menyatakan tak terlibat dalam penyerangan tersebut. (*)

BERITA REKOMENDASI