Erdogan Pertimbangkan Opsi Referendum Kurdi

Editor: Ivan Aditya

TURKI, KRJOGJA.com – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan semua opsi, mulai dari langkah ekonomi hingga militer, dipertimbangkan untuk menanggapi referendum kemerdekaan Kurdistan dari Irak. Dalam pidato di istana kepresidenan, Erdogan mengatakan Turki tidak akan segan menggunakan semua langkah yang bisa dilakukan jika jalan menuju perdamaian tidak bisa tercapai.

Langkah-langkah yang dimaksud kemungkinan bisa melibatkan operasi darat dan udara. Erdogan berharap Pemerintah Regional Kurdistan bisa berubah pikiran. Dia juga sempat menyatakan Turki akan menutup perbatasan dengan Irak bagian utara.

Warga etnis minoritas Kurdi menggelar referendum kemerdekaan itu menentang peringatan dari Irak dan negara-negara tetangga. Pemungutan suara yang tidak mempunyai kekuatan mengikat itu digagas oleh pemimpin veteran, Massud Barzani, sehingga memicu kemarahan Irak, Turki dan Iran.

Kedua negara tetangga khawatir kemerdekaan daerah semi-otonom itu akan memicu pemberontakan dari etnis minoritas Kurdi yang ada di wilayahnya. Sementara itu, pemerintah Irak menolak berdialog dengan Kurdistan mengenai hasil referendum kemerdekaan karena dianggap tidak sesuai konstitusi. (*)

BERITA REKOMENDASI