Ethiopia Umumkan Situasi Darurat

Editor: Ivan Aditya

ETHIOPIA, KRJOGJA.com – Ethiopia mengumumkan negara dalam keadaan darurat, setelah Perdana Menteri Hailemariam Desalegn mengundurkan diri. Ethiopia berada di tengah kerusuhan dan krisis politik.

Dewan koalisi EPRDF yang berkuasa di negara Tanduk Afrika itu menggelar sidang dan memutuskan untuk menerapkan peraturan darurat. Demikian disampaikan media milik pemerintah, Ethiopian Broadcasting Corporation.

Koalisi tersebut memutuskan peraturan darurat "penting untuk menjaga tatanan konstitusional", kata Badan Pelaksana Etika pemerintah.

Pengumuman tersebut tidak menjelaskan secara rinci. Ethiopia sepenuhnya mencabut keadaan darurat terakhirnya pada Agustus lalu, setelah berbulan-bulan diterapkan jam malam, pembatasan pergerakan dan penahanan 29.000 orang.

Langkah tersebut menyusul dua tahun demonstrasi anti-pemerintah di mana pasukan keamanan membunuh ratusan orang di Amhara dan Oromiya, dua provinsi terpadat di negara tersebut. (*)

BERITA REKOMENDASI