Facebook Bekukan Akun Anak Netanyahu

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Media sosial Facebook dikabarkan membekukan akun milik anak sulung Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Yair, lantaran unggahannya yang dianggap mendiskreditkan umat Islam. Unggahan terakhir Yair di Facebook, Kamis (13/12/2018) pekan lalu mendesak supaya "seluruh umat Muslim untuk meninggalkan Israel."

Yair beralasan menuliskan status seperti itu menanggapi serangan penduduk Palestina terhadap warga Israel di Tepi Barat pekan lalu. "Apakah kalian tahu di tempat mana yang tidak pernah ada penyerangan? Di Islandia dan Jepang di mana kebetulan tidak ada umat Muslim di sana," bunyi unggahan Yair.

Tak hanya itu, Yair juga melontarkan komentar anti-Muslimnya. Dalam salah satu unggahan lainnya, anak pemimpin Israel itu menuturkan satu-satunya solusi perdamaian Israel-Palestina adalah jika salah satu dari kaum Yahudi atau kaum Muslim pergi.

Facebook menghapus pernyataan yang berbau sentimen anti-Islam itu tak lama setelah Yair mengunggahnya. Hal itu memicu protes dari anak laki-laki berusia 27 tahun tersebut.

Melalui akun Twitternya, Yair menyebut langkah Facebook yang memblokir akunnya merupakan bentuk "kediktaktoran." (*)

BERITA REKOMENDASI