Filipina Ingin Bersekutu dengan Rusia

Editor: Ivan Aditya

FILIPINA (KRjogja.com) – Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan dia akan mengunjungi Rusia dan China tahun ini dan ingin menjalin ‘aliansi terbuka’ dengan kedua negara itu. Keinginan Duterte ini jadi kejutan, mengingat Rusia saat ini jadi ‘musuh’ utama Amerika Serikat (AS). Filipina sudah lama jadi sekutu AS, di mana pasukan militer AS sudah lama ditempatkan di wilayah Filipina.

Pekan lalu, Duterte menyatakan, dia akan mengunjungi Chinanegara yang bersengketa dengan Filipina atas klaim wilayah Laut China Selatan. Kali ini, Duterte mengatakan bahwa Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev sudah mengharapkan dia berkunjung ke Moskow.

"Saya siap untuk tidak benar-benar break soal hubungan (dengan AS), tapi kami akan membuka aliansi dengan Cina dan Medvedev,” kata Duterte.

Presiden Filipina ini menyambut investasi dan mengabaikan kekhawatiran lembaga pemeringkat Standard and Poor yang pada pekan lalu menyatakan kondisi ekonomi Filipina yang mulai goyah. ”Sudahlah tentang peringkat. Saya akan membuka Filipina bagi mereka untuk melakukan bisnis, aliansi perdagangan dan perdagangan,” ujar Duterte. (*)

BERITA REKOMENDASI