Filipina Minta Maaf kepada China

Editor: Ivan Aditya

FILIPINA, KRJOGJA.com – Pemerintah Filipina meminta maaf kepada China setelah melakukan kekeliruan karena menggunakan logo pemerintah Taiwan dalam suatu acara kenegaraan. Kementerian Pertahanan Filipina (DND) dikabarkan secara tidak sengaja menggunakan simbol Kemhan Taiwan dalam acara peresmian penerimaan sumbangan 3.000 senapan dari pemerintahan Presiden Xi Jinping pada pekan lalu.

"Kami menyampaikan permintaan maaf secara resmi kepada pemerintah dan rakyat China," bunyi pernyataan DND.

DND pun menegaskan Filipina tetap berpegang teguh pada kebijakan ‘Satu China’ yang menganggap bahwa Taiwan merupakan bagian dari China. Selama ini, Beijing menganggap Taiwan sebagai wilayah pembangkang yang ingin memerdekakan diri, lepas dari China. Di bawah kepemimpinan Presiden Tsai Ing-wen, Taiwan semakin agresif untuk berpisah dari China.

Beijing pun kerap memprotes negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan China, tapi juga berupaya menjalin hubungan dengan Taiwan. Melalui pernyataan ini, DND menyatakan, "Harapan tulus kami agar insiden yang sangat tidak menguntungkan ini tidak akan mempengaruhi kerja sama dan persahabatan antara Manila dan Beijing yang kian erat dalam setahun terakhir." (*)

BERITA REKOMENDASI