Filipina Umumkan Status Darurat Demam Berdarah

Editor: Ivan Aditya

FILIPINA, KRJOGJA.com – Pemerintah Filipina mengumumkan status darurat nasional karena wabah demam berdarah meluas. Hal ini dilakukan untuk pertama kalinya sepanjang sejarah negara itu.

Kementerian Kesehatan Filipina menggandeng sejumlah rumah sakit militer dan klinik guna menghadapi kemungkinan lonjakan pasien demam berdarah. Jumlah tersebut 85 persen lebih tinggi dari kasus di periode sama pada 2018 lalu.

Sementara, sekitar 450 orang dinyatakan meninggal akibat terjangkit wabah demam berdarah pada 2019. Menurut laporan Menteri Kesehatan Filipina, Francisco Duque III, kasus wabah demam berdarah terus meningkat setiap tiga hingga empat tahun. Sedangkan siklus wabah demam berdarah sempat mencapai puncaknya pada 2016 lalu.

Sejumlah wilayah yang dilanda wabah demam berdarah secara meluas di antaranya Mimaropa, Visayas Barat, Visayas Tengah dan Mindanao Utara. Kementerian Kesehatan juga mengadakan pertemuan khusus untuk mendiskusikan rencana aksi bersama beberapa lembaga lain guna mengatasi wabah yang meluas tersebut. (*)

BERITA REKOMENDASI