Gajah Mati Usai Berjalan dari India ke Bangladesh

GUWAHATI (KRjogja.com) – Tertinggal dari kawanannya saat banjir melanda, seekor gajah harus menempuh jarak sejauh 1.609 kilometer dari India ke Bangladesh. Sayangnya, dia tidak berhasil mencapai kebun binatang yang jadi tujuannya. 

Mamalia seberat empat ton itu tewas setelah menyeberangi Sungai Brahmaputra di Kota Guwahati, Bangladesh. Diduga, dia mati karena kelelahan. “Ia menghembuskan nafas terakhirnya sekira pukul 07.00 waktu setempat (Selasa 16 Agustus pukul 08.00 WIB). Kami telah melakukan upaya terbaik yang bisa kami lakukan untuk menyelamatkan binatang ini. Sedikitnya 10 penjaga hutan, dokter dan polisi dikerahkan untuk mengawalnya selama 48 hari terakhir. Tapi kami tidak beruntung,” kata Kepala Konservasi Satwa Liar Pemerintah, Ashit Ranjan Paul, seperti disitat dari The Guardian, Selasa (16/8/2016). 

Penyebab kematian gajah ini sebenarnya masih polemik. Media lokal menyalahkan dosis suntikan obat bius yang berlebihan sebagai penyebab fatal kematian si gajah. Pasalnya, setiap kali mengamuk karena mengalami tekanan, nasib gajah ini selalu berakhir dengan diberi obat penenang. Sehingga tidak heran jika obat itu membuatnya kesulitan berdiri. Akan tetapi, tuduhan ini ditepis oleh Paul. Menurutnya, jarak tempuh yang terlalu jauhlah penyebab utamanya. 
Ditambah, kondisi perjalanan yang ramai disaksikan banyak orang. Ribuan penduduk desa yang penasaran itu menurut Paul juga menjadi kendala dalam upaya penyelamatan sang gajah. “Pada akhirnya, dia menjadi terlalu lelah menempuh perjalanan yang luar biasa jauh itu. Dia terpisah dari kawanannya selama dua bulan dan tidak mendapat asupan gizi yang memadai. Ribuan penduduk desa mengikuti kemana pun dia pergi, setiap harinya. Saat dia masuk Bangladesh, masuk desa sampai dia menyeberangi Sungai Brahmaputra,” tutur Paul. 

Gajah malang itu diketahui menempuh perjalanan dari Assam di timur laut India. Ia terpisah dari kawanannya, yang sudah lebih dulu mengungsi ke Taman Safari di Bangladesh. Untuk menyatukan mereka kembali, si gajah diajak berjalan kaki dengan seorang pawang menunggang di atasnya. Saat gajah tersebut jatuh, pemandunya di atas ikut terjerambab di kolam. Beberapa petugas dibantu penduduk setempat berusaha menariknya keluar dari air, tetapi akhirnya dia terlalu lelah dan tak sanggup melanjutkan perjalanan itu untuk selamanya. (*)

BERITA REKOMENDASI