Gara-gara Langgar Karantina, Perusahaan Pecat Pegawai

Editor: Ivan Aditya

CHINA, KRJOGJA.com – Seorang warga negara Australia yang bekerja di Beijing China, dipecat oleh perusahaan karena melanggar aturan karantina terkait virus corona yang berlaku di sana.

Wwanita itu disebut melanggar aturan karantina karena nekat keluar rumah untuk melakukan joging. Padahal, menurut peraturan yang berlaku di Beijing, seluruh pendatang dari luar negeri wajib menjalani karantina selama 14 hari dan dilarang keluar.

Wanita berusia 47 tahun itu diketahui bekerja untuk Bayer, perusahaan farmasi asal Jerman, yang ada di China. Pihak perusahaan pun mengonfirmasi status karyawannya tersebut lewat sebuah pernyataan yang disampaikan di platform media sosial Weibo.

“Menurut aturan yang berlaku, perusahaan telah memutuskan untuk memecat karyawan tersebut, dengan segera,” kata Bayer China dalam pernyataan resmi.

Mereka menegaskan bahwa semua karyawannya harus benar-benar mematuhi berbagai kebijakan yang diberlakukan oleh pemerintah daerah untuk memerangi wabah virus corona (Covid-19), serta hukum dan peraturan setempat.

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat dua orang petugas kepolisian yang mendatangi apartemen wanita itu dan mengatakan kepadanya untuk mematuhi aturan karantina setelah kembali dari luar negeri. (*)

BERITA REKOMENDASI