Gencatan Senjata, 90 Tewas di Idlip Aleppo

ALEPPO (KRjogja.com) – Sedikitnya 90 orang tewas dalam serangan udara di wilayah pemberontak di utara Idlib dan sebagian wilayah Provinsi Aleppo pada Sabtu, 10 September. Serangan ini terjadi hanya berselang sehari setelah Amerika Serikat (AS) dan Rusia menyepakati berlakunya gencatan senjata di Suriah. 

Kelompok pengamat hak asasi manusia (HAM) Suriah, SOHR mengatakan sedikitnya 58 korban tewas akibat serangan yang menghantam pasar dan beberapa lingkungan di sekitar Idlib. Sementara itu sejumlah serangan udara yang dijatuhkan di posisi-posisi pemberontak di Provinsi Aleppo menewaskan sedikitnya 45 orang korban.

“Orang-orang berbelanja menjelang Idul Adha pekan depan karena itulah jumlah korban begitu besar,” kata Kepala SOHR Rami Abdel Rahman sebagaimana dilansir dari The New Arab, Minggu (11/9/2016). 

SOHR mengatakan masih banyak korban luka-luka yang berada dalam kondisi yang parah dan beberapa orang yang masih belum diketahui keberadaannya, sehingga kemungkinan jumlah korban masih akan bertambah. Belum bisa dipastikan siapa yang menjadi pelaku serangan udara ini, namun berdasarkan targetnya, diduga militer Suriah atau Rusia yang berada dibalik pengeboman. 

Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) dan konterpartnya Menlu Rusia Sergey Lavrov baru saja menyudahi pembicaraan maraton terkait Suriah dengan persetujuan untuk melakukan gencatan senjata yang akan dimulai pada Senin, (12/9/2016). (*)

BERITA REKOMENDASI