Gencatan Senjata Suriah Diperpanjang Tiap 48 Jam

Editor: Ivan Aditya

DAMASKUS (KRjogja.com) – Gencatan senjata Suriah akan dimulai pada Senin 12 September 2016 malam waktu setempat atau Selasa dini hari WIB, tetapi banyak kalangan ragu itu akan bertahan lama. Pasalnya, beberapa jam jelang gencatan senjata, pertempuran antara pasukan pemerintah dan oposisi masih belum dihentikan.

Bahkan, serangan udara pun masih berlangsung beberapa jam menjelang gencatan senjata dimulai. Gencatan senjata terbaru ini akan diperbaharui setiap 48 jam. Momentum gencatan senjata kali ini juga dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada lembaga kemanusiaan menyalurkan bantuan mereka ke sejumlah wilayah di Suriah yang dilanda perang.

Selama ini banyak kelompok yang ingin memberikan bantuan ke Suriah sulit untuk menjangkau kawasan perang. Hal ini menyebabkan banyak warga di kawasan konflik kelaparan. Persediaan kebutuhan pokok dan obat-obatan di kawasan perang pun terus menipis karena tak pernah ada pembaharuan stok.

Sementara itu, Presiden Bashar Al-Assad usia menjalankan salat Idul Adha di masjid kota Daraya, bersumpah akan menghancurkan kelompok teroris yang kini menguasai sebagian wilayah Suriah. "Pemerintah Suriah akan merebut dan membangun kembali semua wilayah yang diambil alih teroris," ujar Assad di masjid di Daraya.

Kembalinya Daraya ke tangan pemerintah Suriah menjadi simbol kemenangan Assad untuk terus berjuang merebut wilayah lainnya. Seperti diketahui, PBB selama ini berusaha mendamaikan perang saudara di negara yang berbatasan dengan Iran dan Israel tersebut. Namun kehadiran Rusia dan Iran yang terang-terangan membela rezim Bashar Al Assad membuat perdamaian di negara tersebut sulit diwujudkan. (*)

BERITA REKOMENDASI