George Floyd Ternyata Positif Corona

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Hasil autopsi menunjukkan George Floyd positif terinfeksi virus corona. Floyd diduga terkena virus corona tanpa gejala.

“Hasil tes swab post-mortem ditemukan positif untuk 2019-nCoV RNA,” tulis laporan hasil autopsi.

Kepala Pemeriksa Medis Andrew Baker mengatakan hasil tersebut menyatakan bahwa itu merupakan positif yang bertahan lama dari infeksi sebelumnya. Baker juga menegaskan bahwa virus corona bukanlah penyebab kematian Floyd.

Hasil autopsi sebelumnya mengungkap George Floyd tewas karena kardiopulmoner atau henti jantung. Baker mengatakan leher Floyd tertekan selama lebih dari delapan menit ketika ‘dikunci’ oleh polisi AS.

Kendati demikian, Baker mengatakan kesimpulan tersebut tidak bisa dikatakan sebagai penyebab utama kematiannya. (*)

BERITA REKOMENDASI