Geun-hye Minta Dewan Persiapkan Pengunduran Dirinya

Editor: Ivan Aditya

SEOUL (KRjogja.com) – Presiden Korea Selatan Park Geun-hye, Selasa 29 November 2016,menyatakan bersedia untuk mempersingkat masa jabatannya dan meminta DPR untuk mempersiapkan pengunduran dirinya. Hal tersebut dilakukkan Presiden Park setelah dalalm beberapa minggu terakhir puluhan ribu demonstran menuntut sang presiden lengser karena terlibat skandal korupsi dan nepotisme.

Diumumkan lewat siaran televisi nasional. Dengan pernyataannya itu, Park dipastikan tak akan menjabat sebagai presiden sampai 2018, yang merupakan masa akhir resmi jabatannya usai memenangi pemilu 2013 lalu.

Terkait rencana lengsernya itu, Park juga telah meminta Dewan Nasional untuk segera menetapkan tenggat baru masa pemerintahannya. “Saya serahkan semua kepada parlemen terkait pengunduran diri saya ini. Begitu juga dengan rencana ke depan usai tak lagi menjabat sebeagai presiden, saya serahkan kepada parlemen," ujar Park yang merupakan presiden perempuan pertama di Korsel tersebut.

Masih kata Park, dia ingin transfer kekuasaan berlangsung tanpa kekacauan dan juga tanpa kevakuman. "Setelah para anggota DPR menyepakati segala hal terkait pengunduran diri saya, untuk meminimalkan kevakuman kekuasaan dan kekacauan, saat itulah saya akan mundur," ujar Park dalam pidatonya yang merupakan pidato ketiga sejak skandal nepotisme dan korupsi yang melibatkan sahabatnya, Choi Soon-sil, terungkap ke publik. (*)

BERITA REKOMENDASI