Giliran Argentina Lockdown Akibat Virus Corona

Editor: KRjogja/Gus

BUENOS AIRES, KRJOGJA.com – Presiden Argentina Alberto Fernández pada Kamis 19 Maret memerintahkan prosedur penguncian atau lockdown untuk menghentikan penyebaran pandemi virus corona atau Covid-19.

Dalam pidato yang disiarkan televisi pemerintah, warga Argentina wajib tinggal di rumah mulai Jumat (20/2/2020) tengah malam hingga 31 Maret.

Kebijakan Argentina merupakan langkah paling berani yang dilakukan di kawasan Amerika Latin untuk membendung Covid-19.

“Kami menjaga kesehatan Argentina,” kata Fernández mengutip Buenos Aires Times.

Warga Argentina hanya diizinkan meninggalkan rumah untuk ke toko makanan dan apotek. Lockdown juga mengerahkan pasukan keamanan demi menjaga prosedur dijalankan oleh warga.

“Kami tidak fleksibel dalam penegakannya,” kata Fernandez. “Ini langkah luar biasa namun masih dalam kerangka demokrasi,” lanjut dia.

Presiden Fernandez telah menerapkan pembatasan ketat dalam beberapa hari terakhir untuk mengatasi wabah Covid-19.

Pemerintah telah menutup perbatasan, membatalkan hampir semua penerbangan kecuali pemulangan warga Argentina dari negara terdampak corona, menutup sekolah dan mewajibkan karantina selama 14 hari bagi siapa saja yang mengalami virus corona atau telah bepergian ke wilayan zona merah virus.

Di Argentina hingga Kamis dilaporkan tiga kematian terkait virus dan 128 kasus yang dikonfirmasi. Sejauh ini, 70 persen kasus ada di Greater Buenos Aires.

BERITA REKOMENDASI