Guatemala Susul Amerika Pindahkan Kedutaan ke Yerusalem

Editor: Ivan Aditya

GUATEMELA, KRJOGJA.com – Guatemala akan memindahkan kedutaannya di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem pada Mei, dua hari setelah Amerika Serikat mengambil langkah serupa. Hal itu disampaikan Presiden Guatemala, Jimmy Morales dalam konferensi pers di Washington.

"Saya ingin berterima kasih kepada Presiden Trump (Presiden AS Donald Trump) yang telah memimpin jalan ini. Keputusannya yang berani telah mendorong kita untuk melakukan hal yang benar," kata Morales dalam sebuah pidato di konferensi kebijakan tahunan Komite Urusan Publik Amerika Israel (AIPAC).

Morales telah mengumumkan niatnya mengikuti jejak Trump untuk memindahkan kedutaan dari Tel Aviv ke Yerusalem pada Desember lalu. Keputusan itu diambil Morales meskipun Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) telah mengeluarkan resolusi yang menolak langkah Trump tersebut.

Liga Arab juga mengancam untuk menghentikan impor kapulaga dari Guatemala jika negeri itu tidak mengubah rencana memindahkan kedutaan ke Yerusalem. Guatemala adalah salah satu dari sepuluh negara yang menolak resolusi Majelis Umum PBB. Sebelum pemungutan suara, AS mengancam untuk menghentikan bantuan bagi negara-negara yang mendukung resolusi PBB yang mengecam langkah Trump tersebut. (*)

BERITA REKOMENDASI