Gunung Berapi di Papua Nugini Erupsi

Editor: Ivan Aditya

PAPUA NUGINI, KRJOGJA.com – Sekitar 5.000 warga Papua Nugini dievakuasi setelah erupsi Gunung Ulawun, menyemburkan asap yang menyelimuti daerah di sekitarnya. Seorang pemimpin komunitas di Papua Nugini, Chris Lagisa, mengatakan bahwa saat ini para warga sudah berkumpul di aula sebuah gereja.

Mereka kemudian akan diberangkatkan dengan lori, truk, dan mobil 4×4. Kendaraan tersebut diharapkan dapat mengangkut para warga dan barang-barang berharga mereka. Sementara warga di pinggiran Papua Nugini bersiap, penduduk di ibu kota Kimbe mulai melindungi diri dari dampak debu yang tersebar akibat erupsi Gunung Ulawun.

Debu itu sangat pekat hingga membuat siang hari di daerah terdampak seperti malam. Ketebalan debu itu dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari gangguan pernapasan, iritasi mata, hingga penyakit kulit.

Kepala peneliti geodesi dari Observatorium Gunung Berapi Rabaul, Steve Saunders, mengatakan bahwa Gunung Ulawun sudah menyemburkan debu hingga 13 kilometer. "Bagian dari bongkahan yang terkena erupsi hancur, mengirimkan debu ke daerah sekitarnya," kata Saunders. (*)

BERITA REKOMENDASI