Harga Minyak Dunia Merosot

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Harga minyak mentah dunia merosot hampir dua persen pada perdagangan Senin (10/12/2018), waktu Amerika Serikat (AS). Pelemahan mengikuti pelemahan pasar modal global akibat kekhawatiran permintaan.

Harga minyak mentah berjangka Brent merosot US$0,75 menjadi US$60,96 per barel. Sementara, harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) turun US$0,95 menjadi US$51,66 per barel.

Pelemahan pasar modal global terjadi selama lima hari berturut-turut. Pelemahan pasar modal di Eropa dan Asia meluas hingga ke Wall Street dipicu oleh sinyal sengketa baru antara AS-China yang akan berimbas pada pertumbuhan perekonomian global.

Pasar juga terbebani oleh kebingungan akibat penundaan pemungutan suara terkait kesepakatan Brexit yang dilakukan Perdana Menteri Theresa May. Selain itu, pelemahan juga terjadi akibat merosotnya data perekonomian terbesar dunia termasuk AS, China, Jepang, dan Jerman baru-baru ini. "Korelasi pasar saham dan pasar minyak kembali pagi ini," ujar Partner Again Capital Management John Kilduff di New York.

Menurut Kilduff kekhawatiran terkait proyeksi perekonomian dan permintaan minyak global sangat berdampak negatif terhadap pasar. Harga minyak ditutup menanjak tiga persen lebih tinggi pada perdagangan Jumat (7/12) saat Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, termasuk Rusia, yang sepakat memangkas produksi minyaknya sebesar 1,2 juta barel per hari (bph) dari Januari 2019. (*)

BERITA REKOMENDASI