Harga Minyak Mentah Dunia Turun Tipis

Editor: Ivan Aditya

AMERIKA, KRJOGJA.com – Harga minyak mentah dunia turun tipis pada perdagangan Rabu (12/12), waktu Amerika Serikat (AS). Pelemahan terjadi setelah Menteri Perminyakan Iran Bijan Zanganeh menyatakan terdapat kubu-kubu yang berbeda di internal Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC). Komentar tersebut menekan harga minyak setelah sebelumnya menguat usai kesepakatan pemangkasan produksi OPEC dan berkurangnya ekspor minyak dari Libya.

Harga minyak mentah Brent berjangka melemah tipis US$0,05 menjadi US$60,15 per barel. Sementara, harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate merosot US$0,5 menjadi US$51,15 per barel.

Harga minyak telah merosot sekitar sepertiga sejak awal Oktober lalu di mana harga minyak mentah sempat terdongkrak hingga ke level US$87 per barel. Kuartal IV 2018 diperkirakan bakal menjadi waktu terberat bagi harga minyak.  Pasalnya, pada kuartal IV harga minyak bakal mengalami penurunan terbesar sejak kuartal IV 2014.

Di awal sesi perdagangan, harga minyak mentah sebenarnya sempat terdongkrak akibat menurunnya ekspor Libya dan rencana pemangkasan produksi oleh OPEC. Namun, kenaikan tersebut tak bertahan lama.

Dalam wawancaranya dengan televisi pemerintah Iran, Zanganeh mengatakan sebagian besar anggota OPEC tidak ramah dengan tiga produsen minyak terbesar mereka. Pekan lalu, OPEC sepakat untuk memangkas produksi setelah Iran memberikan lampu hijau atas kesepakatan tersebut. Sebagai catatan, ekspor minyak mentah Iran telah merosot akibat pengenaan sanksi AS. (*)

BERITA REKOMENDASI