Hari Ini Wukuf Arafah, Jemaah Diimbau Perbanyak Ibadah

Editor: Ivan Aditya

MAKKAH, KRJOGJA.com – Jemaah haji Indonesia mulai diberangkatkan dari hotel pondokan ke Arafah sejak Jumat (09/08/2019) pukul 07.00 WAS. Secara bertahap sebelum tengah malam, diharapkan 529 kloter dengan lebih dari 212.000 jemaah sudah berada di Arafah untuk mengikuti puncak haji Wukuf Arafah, Sabtu (10/08/2019) ini.

"Sebelum tengah malam mudah-mudahan sudah menyelesiakan pemberangkatan jemaah. Ditambah petugas kloter, ada 215.00 jemaah yang diberangkatkan ke Arafah," ucap Kepala Daker Makkah, Subhan Cholid kepada Tim MCH 2019, Jumat (09/08/2019).

Sebelumnya lanjut Subhan pada Jumat (9/8) dini hari jugabsudah diberangkatkan petugas haji ke Arafah. Mereka akan menerima kedatangan jemaah yang secara bergelombang akan memadati tenda-tenda di Arafah.

Sementara untuk data badal haji, melansir data dari Siskohat Kemenag RI hingga pukul 14.00 WAS atau 18.00 WIB sudah ada 100 jemaah yang meninggal di Tanah Suci. Artinya badal untuk jemaah meninggal sementara berada di angka tersebut. Sementara untuk badal jemaah sakit pada waktu yang sama berada di jumlah 17 orang dan untuk safari wukuf mencapai 45 jemaah.

"Masih terus di-update. Tim kesehatan terus mendata jemaah yang kemungkinan masih dimungkinkan gabung dengan kloternya masing-masing," imbuhnya.

Untuk penyiapan tenda di Arafah, pemerintah menyiapkan 73 maktab. Waktu Arafah sendiri akan dimulai sejak dhuhur diawali Salat Dhuhur dan Ashar dengan jamak dilanjutkan khotbah wukuf.

"Setelah itu dipersilakan bagi jemaah melaksanakan kegiatan pribadi tentu saja dengan memperbanyak ibadah dan amalan khusus selama di Arafah," hingga terbenam matahari.

Setelah terbenam matahari, jemaah akan didorong dari Arafah menuju Muzdalifah untuk mabit serta mengumpulkan kerikil. Lepas tengah malam, jemaah akan digeser ke Mina untuk mengikuti prosesi kontra jumrah hingga selesai hari tasyrik.

"Bagi yang kuat jika ingin thawaf ifadhah silakan ke Masjidil Haram tapi belum ada angkutan. Jika sesuai jadwal, menyelesaikan jumrah dulu baru ke Masjidil Haram," sebutnya.

Namun begitu Subhan mengingatkan jemaah untuk mentaati waktu lontar jumrah seperti yang sudah ditetapkan pemerintah Saudi Arabia untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu pihaknya juga meminta jemaah untuk tidak berebut menaiki bus karena dipastikan seluruhnya akan terangkut ke tujuan. (Feb)

BERITA REKOMENDASI