Hasil Studi : Filipina Pusat Online Eksploitasi Seksual Anak

WASHINGTON, KRJOGJA.com – Pejabat Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa Filipina telah menjadi pusat global eksploitasi anak di dunia maya, dan kebijakan penguncian terkait wabah virus corona kemungkinan memperparah situasi tersebut.

Sebuah studi yang dirilis International Justice Mission pada Kamis (21/5/2020) menyebutkan, kasus online eksploitasi seksual anak di Filipina meningkat tajam dalam beberapa tahun terakhir. Kasus-kasus tersebut bahkan tak jarang melibatkan orang tua yang mengorbankan anak mereka demi uang.

“Lockdown terkait pandemi Covid-19 tampaknya memperparah fenomena ini,” kata Pejabat Departemen Luar Negeri AS John Richmond sebagaimana dilansir VOA.

BERITA REKOMENDASI