Hawaii Mulai Terima Kunjungan Wisata

Editor: Ivan Aditya

HAWAII, KRJOGJA.com – Sebanyak 8.000 orang mendarat di Hawaii pada hari pertama program pengujian pra-travel yang mengizinkan pelancong datang ke kepulauan di Pasifik tersebut tanpa dua pekan karantina bila terbukti negatif Covid-19. Program ujicoba baru ini menjadi sebuah upaya menghambat penurunan dampak pandemi yang meluluhlantakkan perekonomian berbasis pariwisata di Hawaii.

Pejabat setempat memuji aturan karantina wajib sebagai bagian integral dari keberhasilan awal Hawaii mencegah penyebaran virus corona. Namun kesenjangan dalam program pengujian pra-travel ditambah dengan peningkatan jumlah kasus di Amerika Serikat membuat keamanan perjalanan ke Hawaii dipertanyakan.

Selain itu, ketika pengetatan aturan di Hawaii telah dilonggarkan sebelum liburan musim panas, penyebaran kasus di tengah masyarakat mencapai tingkat yang mengkhawatirkan. Kedua hal itu memaksa pemberlakuan pengetatan kembali protokol kesehatan termasuk lockdown untuk penduduk setempat dan bisnis non-esensial.

Perekonomian Hawaii hampir seutuhnya bergantung pada pariwisata, dan masyarakat yang menyandarkan hidupnya dalam sektor itu perlu segera kembali bekerja. Lebih dari 100 dari nyaris 400 restoran, bakery, dan layanan boga di Hawaii telah tutup secara permanen dan lebih dari 50 persen sisanya diprediksi pemerintah setempat akan menyusul bangkrut beberapa bulan ke depan.

Hawaii yang berpenduduk 1,4 juta jiwa dilaporkan mengalami penambahan 10 kasus kematian akibat Covid-19 dan lebih dari 100 kasus baru pada Rabu (14/10). Di Oahu, rumah dari pantai terkenal Waikiki dan pulau terpadat di negara bagian tersebut, memiliki rasio kepositifan nyaris 4 persen. (*)

BERITA REKOMENDASI