Hecker Incar Sistem Komputer Partai Republik

Editor: Ivan Aditya

WASHINGTON (KRjogja.com) – Sebuah sumber mengatakan sistem komputer kandidat presiden Donald Trump dan organisasi partai Republik menjadi sasaran peretas, sama halnya seperti jaringan partai Demokrat. Berdasarkan keterangan orang dalam tim kampanye partai Republik dan seorang ahli keamanan, setidaknya email dari salah seorang staff Trump terinfeksi malware pada tahun 2015 dan mengirim pesan berbahaya kepada koleganya.

Pada bulan lalu, pihak keamanan AS mengatakan sistem komputer Konvensi Nasional Demokrat (DNC), sistem komputer kampanye Hillary Clinton dan komite penggalangan dana kongres partai Demokrat diretas sejak awal tahun lalu.

Pemerintah AS menyimpulkan Rusia atau perwakilannya bertanggung jawab atas kejadian ini, namun pihak Kremlin menolak tuduhan tersebut. Kekhawatiran pun muncul di Gedung Putih akan kemungkinan sebuah kekuatan asing yang akan menggunakan informasi yang diretas ini untuk ikut campur dalam pemilihan November nanti.

Salah satu sumber mengatakan pihak Trump saat ini sudah menyewa perusahaan keamanan CrowdStrike, yang juga membantu komite nasional partai Demokrat. Sebuah perusahaan keamanan juga sudah disewa untuk menguji perangkat lunak yang digunakan pihak Trump dan Clinton untuk mengelola email, atau untuk keperluan kampanye. Pihak Trump dan Clinton saat ini belum memberikan pernyataan terkait hal ini. (*)

BERITA REKOMENDASI