Hina Pemimpin Tertinggi, Jurnalis Iran Disel

TEHERAN (KRjogja.com) – Jurnalis Iran, Issa Saharkiz divonis tiga tahun penjara oleh hakim pengadilan Revolusi di Teheran, Iran. Hukuman tersebut dibebankan atas kasus penghinaan terhadap pemimpin tinggi dan penyebaran propaganda terhadap negara.

Menurut keterangan kuasa hukum jurnalis tersebut, Mahmoud Alizadeh Tabatabaei, hukuman itu resmi dijatuhkan pada Senin 8 Agustus 2016. Hakim juga memberikan waktu 20 hari kepada Issa untuk mengajukan banding.

Diwartakan Guardian, Kamis (11/8/2016), Saharkhiz telah ditahan sejak November 2015. Namun, baru-baru ini dia menghabiskan waktu di rumah sakit karena memiliki masalah jantung. Putranya yang bernama Mehdi Saharkhiz mengatakan, ayahnya telah dalam kondisi kritis selama berada di ruang penahanan. Setelah diselidiki, ternyata kondisi tersebut disebabkan oleh Saharkhiz sendiri yang melakukan mogok makan sebagai protes akan masa penahanannya yang berkepanjangan.

Ini bukan kali pertama Saharkhiz dipenjara karena kasus serupa. Sebelumnya, dia dipenjara selama lima tahun dan dibebaskan pada 2013. Meskipun otoritas Iran belum menyatakan alasan spesifik atas pelanggaran baru mantan Wakil Menteri Kebudayaan Iran itu, Mehdi menduga penahanan tersebut dilakukan atas laporan dan analisis pra-pemilu yang dibuat ayahnya.   (*)

BERITA REKOMENDASI