Hukuman Cambuk 1.500 Kali Bagi Kurir Narkoba

Editor: Ivan Aditya

ARAB (KRjogja.com) – Pengadilan Arab Saudi menjatuhkan hukuman penjara 15 tahun dan cambuk 1.500 kali kepada pria yang menyelundupkan narkotika ke dalam penjara utama di Jeddah menggunakan pesawat nirawak atau drone. Namun, jaksa agung menyatakan keberatan karena menurutnya, hukuman itu terlalu ringan dan menuntut hukuman mati bagi pelaku.

Insiden ini terjadi sekitar 2,5 tahun lalu, ketika sebuah drone mendarat di atap barak nomor 7 dan 8 di penjara Briman. Setelah diperiksa, di dalam drone itu terdapat 1.997 pil narkotika Captigon dan 115 gram mariyuana.

Sebuah laporan intelijen mengatakan drone itu lepas landas dari sebuah pasar swalayan di dekat penjara dan dioperasikan oleh dua kakak beradik yang merupakan pelaku utama. Narkoba itu kemudian akan dipegang oleh salah satu tahanan yang bertugas untuk menjualnya ke narapidana lainnya dan mengirimkan hasil penjualannya ke rekening bank tertentu.

Beberapa tahanan lainnya juga terlibat untuk mengambil drone itu ketika saat jam kunjung. Dari penelusuran lebih lanjut, aparat keamanan menguak fakta bahwa drone itu dibeli dari seorang ekspatriat Libanon yang sudah biasa menjual benda serupa dengan kisaran harga 4.000-5.000 riyal atau setara Rp13,9 juta-17,4 juta. (*)

BERITA REKOMENDASI