Ikuti Pelatihan ‘Saemaul Undong’, 54 Warga Gunung Kidul ke Gyeongju

GYEONGJU, KRjogja.com – Sebanyak 54 warga Ponjong, Bleberan dan perwakilan kedinasan Gunung Kidul serta DIY mengikuti pelatihan Saemaul Globalization Foundation (SGF) di Kota Gyeongju, Korea Selatan, 15-23 Juli 2019. Hari pertama, Senin (15/7/2019) para peserta diberikan pemahaman tentang filosofi gerakan Saemaul dan cara-cara untuk merencanakan sebuah bisnis.

Gerakan Saemaul sendiri merupakan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat Korea Selatan yang digagas oleh Presiden Park Chung Hee. Dimulai sejak tahun 1970, gerakan tersebut menjadi salah satu faktor kebangkitan Korea Selatan setelah dijajah Jepang selama 36 tahun.

Menurut Direktur Pusat Pertukaran Global untuk Korea Saemaul Undong, Kim Yoonsung, ada tiga hal yang perlu diperhatikan untuk membangun perekonomian dari desa, yakni kerajinan, kemandirian dan kerjasama. Hal tersebut mengacu pada pemikiran Park Chung Hee yang menilai partisipasi sukarela masyarakat untuk membangun daerahnya adalah hal yang penting di tengah keterbatasan negara memelihara rakyat.

"Hasil dari gerakan ini diantaranya ada pemberantasan kemiskinan, modernisasi desa, penegakan karakter nasional, kontribusi pada pembangunan ekonomi negara hingga realisasi demokrasi," ujarnya. Ditambahkannya, gerakan Saemaul ini turut memberikan perubahan pada setiap individu, yakni perasaan bertanggung jawab, keyakinan dan tekad untuk mengubah nasib.

Sementara, Ketua Tim Penanggung Jawab Indonesia, Shin Sohyeon mengungkapkan, ke depan para peserta akan menerima sejumlah materi yang telah disiapkan. Adapun materi tersebut adalah pemberdayaan masyarakat dan koperasi, teknik utama manajemen pemeliharaan sapi, budidaya jamur hingga kunjungan lapangan melihat agrikultur di Kota Gyeongju. (M-1)

 

BERITA REKOMENDASI