Imbas Kudeta, 73 Pilot Turki Ditahan

ANKARA (KRjogja.com) – Jaksa di Turki memerintahkan penahanan 73 pilot angkatan udara. Para pilot ini diduga terkait kelompok Fethullah Gulen yang dianggap bertanggung jawab atas upaya kudeta pada 15 Juli.  

Pascakudeta militer, otoritas berwenang di Turki terus mengambil tindakan tegas untuk memutus jaringan kelompok Gulen. Selain para pilot, Turki juga dikabarkan menahan lebih dari 200 tentara dan warga sipil. Demikian sebagaimana dilansir Reuters, Kamis (27/10/2016). Operasi terbaru yang dilakukan Pemerintah Turki menargetkan para pendukung Fethullah Gulen.  Operasi ini berfokus pada pangkalan udara di Provinsi Konya dan tersebar di 17 provinsi lainnya. 

Korban yang ditahan dituduh sebagai pemberontak bersenjata yang hendak melawan Pemerintah Turki dan anggota Organisasi Teror Gulen. Menurut Kantor Berita Anadolu, 71 orang yang ditangkap adalah para letnan. Penahanan baru-baru ini akan membawa lebih dari 300 pilot diberhentikan dan ditangkap karena terkait dengan kudeta militer. 

Dalam operasi yang sama, petugas kepolisian pada pekan lalu telah menahan 47 tentara yang difokuskan di Provinsi Konya dan 29 orang di antaranya telah ditahan. Semenjak 15 Juli, Turki telah menahan 35 ribu warga sipil. Selain itu,  lebih dari 100 ribu orang dari berbagai profesi seperti petugas sipil, pengadilan, polisi, dan militer ditangguhkan dan diskors dari jabatannya. 
Kendati demikian, ulama kharismatik Fethullah Gulen membantah terlibat dalam kudeta berdarah yang memakan ribuan korban. 

Gulen bahkan menuding Presiden Turki Recep Tayyep Erdogan sebagai dalang di balik aksi kudeta. Namun, tudingan Gulen tampaknya tidak serta merta dipercayai rakyat Turki. Beberapa pekan setelah kudeta, jutaan rakyat Turki berkumpul untuk mengadakan pawai antikudeta.  (*)

 

 

BERITA REKOMENDASI