India Tambah Suplai Oksigen 740 Ton

Editor: Ivan Aditya

INDIA, KRJOGJA.com – Pemerintah India setuju menaikkan suplai oksigen dari 490 ton menjadi 730 ton bagi rumah sakit di ibu kota, New Delhi, yang sedang dilanda gelombang kedua Covid-19. Mahkamah Agung menyampaikan keputusan ini.

Mahkamah Agung turun tangan setelah 12 pasien Covid-19, termasuk seorang dokter, meninggal di salah satu rumah sakit di New Delhi karena kehabisan Oksigen medis selama 80 menit pada pekan lalu. Sebanyak 11 pasien Covid-19 lainnya meninggal di RS pemerintah di Chengalpet, selatan India, pada Rabu malam. Mereka meninggal saat saluran oksigen berhenti bekerja, kemungkinan karena kerusakan katup.

Pihak rumah sakit mengaku sudah memperbaiki saluran oksigen pekan lalu. Namun, keadaan tak terkendali ketika konsumsi oksigen meningkat dua kali lipat. Menurut seorang pejabat pemerintah, permintaan oksigen rumah sakit meningkat tujuh kali lipat sejak bulan lalu.

Sebagian besar rumah sakit di India tidak memiliki pabrik sendiri untuk menghasilkan oksigen bagi pasien. Akibatnya, rumah sakit mengandalkan oksigen cair, yang dapat disimpan dalam tabung dan diangkut dengan truk tangki. (*)

BERITA REKOMENDASI