Indonesia Mendobrak Pasar Kopi Spesialti Australia

Rebecca yang belum lama diangkat sebagai pejabat Commissioner Australia yang membawahi 6 (enam) negara termasuk Indonesia menambahkan bahwa Asia Tenggara adalah mitra dagang barang dagangan dua arah terbesar kedua di Victoria, bernilai lebih dari AU $ 18,8 miliar setahun, dan dengan cepat menjadi salah satu kawasan ekonomi terbesar di dunia.

”Australia akan bekerja sama dengan erat dengan negara di kawasan untuk mewijudkan CEPA”, kata Rebecca. Selanjutnya dia juga menghargai Indonesia untuk mempercepat implementasi semua persetujuan sesuai dengan kesepakatan yang ada. Australia berpandangan bahwa kopi juga termasuk soft power untuk menjembatani gap antar kedua negara. Masalah investasi, hubungan people-to-people, riset dan pengembangan serta pendidikan termasuk bidang yang ditangani Commissioner Australia tersebut. .

Diplomasi kopi

Dosen Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Denpasar, Anak Agung Mia Intentilia, M.SPI. MA dalam paparannya menyatakan bahwa diplomasi kopi ini sangat terasa manfaatnya untuk diterapkan saat sekarang. Faktor tersebut antara lain berkaitan dengan keberpihakan pemerintah dengan UMKM yang memiliki spesialisasi di bidang kopi, terutama di tengah pandemi COVID-19.

Oleh karena itu 3 (tiga) kata kunci yang perlu dipegang agar diplomasi kopi itu sukses, adalah: diplomasi kebudayaan, pendidikan/penelitian serta keterlibatan kaum milenial. Diplomasi budaya bertujuan untuk mewakili suatu negara dengan mencakup berbagai aspek negara tersebut dan dapat dikaitkan dengan konsep “persuasion” dan “branding”.

BERITA REKOMENDASI