Indonesia Tak Gentar Diancam Soal Sukhoi

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menegaskan Indonesia tidak bisa diintervensi oleh negara manapun dalam mengambil keputusan pertahanan. Pernyataan ini merespons kabar ancaman dari sejumlah negara kepada Indonesia agar tidak membeli 11 jet tempur Sukhoi SU-35 dari Rusia.

Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga, Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan Indonesia merupakan negara berdaulat. "Indonesia adalah negara berdaulat, tidak ada negara yang boleh mengancam dan mengintervensi keputusan penting terkait pertahanan Indonesia," ujar Dahnil.

Dahnil menuturkan kebijakan mengenai alat utama sistem pertahanan di Kementerian Pertahanan tidak dilakukan secara sepihak. Ia berkata keputusan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto terkait alutsista didasari oleh keputusan politik pemimpin tertinggi yakni Presiden Joko Widodo.

Selain itu, menurut Dahnil, pengadaan alutsista juga berdasarkan kebijakan kekuatan pokok minimum atau Minimum Essensial Force (MEF). Serta mempertimbangkan kebutuhan dari TNI AU, AD, AL hingga Mabes TNI selaku pengguna alutsista. "Sudah direncanakan dengan baik dan prudent," ujarnya. (*)

BERITA REKOMENDASI