Inggris Ancam Keluar Uni Eropa

Editor: Ivan Aditya

INGGRIS, KRJOGJA.com – Inggris akan benar-benar meninggalkan Uni Eropa, tidak hanya gertakan semata. Menteri Brexit, Dominic Raab memperingatkan bahwa ketersediaan untuk berkompromi dengan Uni Eropa di London bukan tanpa batas.

Dengan minimnya tanggapan Uni Eropa, maka meninggalkan perundingan tanpa kesepakatan sepertinya menjadi langkah yang akan diambil oleh Inggris. “Pendekatan saya terhadap Brexit adalah pragmatis, bukan dogmatis. Proposal kami akan memberikan perjanjian bersejarah yang menyediakan jalan keluar dari Uni Eropa dan mencapai kesepakatan akhir yang baik untuk seluruh negara," kata Raab dalam pidatonya.

Pemerintahan dari Perdana Menteri Inggris, Theresa May telah menyampaikan kemarahannya terkait hubungannya dengan Uni Eropa. Dirinya marah setelah beberapa pemimpin blok di Uni Eropa melakukan kritik atas proposal Brexit-nya di Austria bulan lalu.

Namun, para menteri juga tertarik untuk menggunakan konferensi tahunan Partai Konservatif yang berkuasa di Inggris untuk mencoba memenangkan pendukung Brexit. Pendukung Brexit mengkhawatirkan bahwa rencana May untuk meninggalkan Uni Eropa hanya berupa gertakan semata.

Dirinya mengatakan bahwa pemerintah akan melawan setiap upaya dalam menjaga inggris untuk terlalu erat dalam lingkup Uni Eropa atau upaya untuk memecah Inggris dengan memaksa provinsi Irlandia Utara untuk mengadopsi aturan yang berbeda.

Hanya enam bulan sebelum Inggris akan meninggalkan Uni Eropa dalam pergeseran terbesar kebijakan luar negeri dan perdagangan lebih dari 40 tahun. Adanya perdebatan mengenai bagaimana meninggalkan blok masih diperdebatkan di partai Konservatif bahkan di pemerintahan. (*)

BERITA REKOMENDASI