Inggris Tentang Rencana Israel Caplok Tepi Barat

Editor: Ivan Aditya

INGGRIS, KRJOGJA.com – Inggris mengambil sikap yang berbeda dengan Amerika Serikat (AS) dengan menyatakan tidak akan mendukung aneksasi potensial Israel atas bagian wilayah Tepi Barat yang diduduki. Menteri Luar Negeri Junior Inggris, James Cleverly mengatakan mencaplok tanah Palestina ke Israel akan membuat solusi dua negara semakin sulit dicapai.

“Posisi kami sejak lama adalah bahwa kami tidak mendukung pencaplokan bagian-bagian Tepi Barat, dan melakukan hal itu dapat membuat solusi dua negara yang berkelanjutan lebih sulit,” kata Cleverly.

Dalam kunjungannya ke Israel pekan ini, Wakil Presiden AS, Mike Pence mengatakan bahwa terserah pada Israel apakah akan mencaplok bagian-bagian Tepi Barat, di bawah pendudukan militer Israel sejak 1967.

Rencana Israel untuk menganeksasi sebagian besar wilayah Tepi Barat, hingga wilayah Lembah Yordania yang subur dan lokasi-lokasi strategis utama lainnya ke dalam wilayah resmi Israel telah menimbulkan kekhawatiran Inggris.

Pada Januari, Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab menyatakan prihatin atas laporan mengenai langkah potensial Israel itu.

“Setiap langkah sepihak seperti itu akan merusak upaya baru untuk memulai kembali perundingan perdamaian, dan bertentangan dengan hukum internasional. Setiap perubahan pada status quo tidak dapat diteruskan tanpa kesepakatan yang dinegosiasikan oleh para pihak sendiri,” kata Raab saat itu. (*)

BERITA REKOMENDASI