Inggris Terbitkan Aturan Baru Soal Berhubungan Badan

Editor: Ivan Aditya

INGGRIS, KRJOGJA.com – Aturan baru cukup kontroversial dikeluarkan pemerintah Inggris, Senin (01/06/2020). Aturan yang diterbitkan itu yakni larangan berhubungan badan dengan orang yang tidak tinggal serumah. Hal ini dilakukan untuk menekan penularan Virus Corona di negeri itu.

Pemerintah menyatakan seseorang yang berkumpul bersama dua orang atau lebih dalam satu ruang tapi mereka tidak tinggal serumah akan dikenakan pelanggaran hukum. Aturan baru itu berbunyi, ‘Tidak ada orang yang dapat berpartisipasi dalam pertemuan yang berlangsung di tempat umum atau pribadi di dalam ruangan, dan terdiri dari dua orang atau lebih’.

Meski UU baru itu tidak secara eksplisit melarang hubungan badan, namun aturan itu secara tegas membatasi aktivitas romantis bagi orang-orang yang hidup terpisah di Inggris. Aturan itu berlaku di tempat-tempat umum maupun pribadi dan telah memicu kritik terhadap pemerintahan Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson.

Aturan itu muncul setelah Inggris memutuskan melonggarkan penguncian wilayah (lockdown) akibat wabah virus corona. Dalam wawancara di radio LBC, Menteri Negara untuk Pertumbuhan Daerah dan Pemerintah Daerah, Simon Clarke, berusaha meredakan kebingungan terkait aturan tersebut. Dia menjelaskan bahwa UU itu merupakan upaya untuk menghentikan orang-orang meninggalkan rumah pada malam hari. (*)

BERITA REKOMENDASI