Ini Dia, Ultimatum Erdogan untuk AS

ANKARA (KRjogja.com) – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan telah mengeluarkan ultimatum kepada Amerika Serikat (AS). Ia menegaskan AS harus segera mengambil keputusan antara memilih Turki atau Fethullah Gulen. Ultimatum ini dikeluarkan Presiden Erdogan setelah seruan Turki untuk mengekstradisi Gulen tidak juga digubris.

“Cepat atau lambat, AS pasti akan membuat sebuah keputusan. Apakah mereka memilih (menyelamatkan) Gulen atau berpihak kepada Turki. AS harus memilih satu dari dua pilihan ini,” uja Erdogan dalam sebuah pidatonya di Ankara, sebagaimana dilansir Russia Today, Kamis (11/8/2016).

Pernyataan keras Presiden Erdogan itu muncul setelah permintaan Turki kepada AS untuk mengekstradisi Gulen tidak juga digubris. Ankara selama ini mengklaim Gulen telah menciptakan sebuah “negara paralel” di Turki dengan membentuk jaringan pendukung diantara pejabat Turki.  

Hingga saat ini, Turki telah mengirim dokumen kedua bukti keterlibatan Gulen dalam aksi kudeta militer. Menurutnya, Gulen adalah dalang utama yang merencanakan kudeta 15 Juli. Karena itu, Gulen harus diserahkan kepada Turki.

Kendati demikian, hingga saat ini, ulama yang mengasingkan diri di AS itu tidak kunjung diekstradisi. AS meminta Turki menyerahkan bukti keterlibatan Gulen terlebih dahulu. Kemudian, Pemerintah AS di bawah kepemimpinan Barack Obama akan mempertimbangkan permintaan tersebut. (*)   

BERITA REKOMENDASI