Ini Penanda Jemaah Haji Indonesia Lontar Jumrah

MEKAH (KRjogja.com) – Sejumlah traffic light dipasang di lorong-lorong di Mina. Lampu-lampu lalulintas ini dipasang untuk mengatur arus jemaah haji saat akan melontar jumrah, agar tidak terjadi kepadatan.

“ Ini adalah inovasi tahun ini, bahwa setiap tenda di Mina akan dipasang semacam traffic light dengan lampu hijau, kuning, dan merah di setiap pintu keluar masuk,” kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, dikutip dari kemenag.go.id.

“Ini sebagai tanda penunjuk bagi jemaah yang terkait tanda boleh atau tidak ke jamarat,” tambah dia.

Lukman mengatakan, masing-masing warna lampu memiliki arti tertentu. Lampu-lampu tersebut akan menyala sesuai kondisi yang terjadi di sekitar jamarat.

“Kalau warna merah artinya terlarang bagi jemaah kita menuju jamarat. Kalau hijau dibolehkan. Kalau kuning berarti kondisinya agak sedikit ramai dan itu membutuhkan kehati-hatian,” kata Lukman.

Menurut Lukman, inovasi ini memudahkan jemaah melontar jumrah. Selain itu, keberadaan traffic light tersebut juga dapat mengatisipasi potensi jemaah haji saling bertubrukan seperti insiden tahun lalu.

“Saya pikir lampu ini bagus untuk mengatur pergerakan jemaah,” kata Lukman.

BERITA REKOMENDASI