Irak Desak Amerika Tarik Keputusan Akui Yerusalem

Editor: Ivan Aditya

IRAK, KRJOGJA.com – Irak meminta pemerintah Amerika Serikat menarik keputusannya mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel dan memanggil duta besar negara tersebut di Baghdad dalam rangka protes. Kementerian Luar Negeri Irak menyatakan sudah memanggil duta besar AS di Baghdad dan akan memberinya memo protes terkait keputusan Trump.

"Kami memperingatkan akan akibat berbahaya dari keputusan ini terhadap stabilitas kawasan dan dunia," bunyi pernyataan pemerintah Irak.

Irak yang mayoritas penduduknya menganut aliran Syiah adalah satu-satunya negara di kawasan yang berhubungan baik dengan Iran maupun Amerika Serikat, dua negara yang bertentangan. Ulama Syiah tertinggi Irak Ayatollah Ali al-Sistani mengecam keputusan Trump dan meminta "Umat" atau negara-negara Islam, untuk bersatu merebut kembali Yerusalem. (*)

BERITA REKOMENDASI