Iran Akui Yerusalem Ibu Kota Palestina

Editor: Ivan Aditya

IRAN, KRJOGJA.com – Parlemen Iran mendukung sebuah rancangan undang-undang yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Palestina. Langkah tersebut merupakan perlawanan terhadap deklarasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal status Yerusalem.

Ketua Parlemen Iran, Ali Larijani menyampaikan, rancangan undang-undang itu sangat penting, mengingat Trump mengumumkan untuk memindahkan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem 6 Desember lalu. "Ini adalah respons atas keputusan AS untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel," kata Larijani.

Rancangan undang-undang itu disetujui secara bulat dengan 207 suara mendukung tanpa penolakan atau abstain. RUU itu merupakan bagian dari rencana darurat ganda untuk mengatasi masalah Yerusalem yang disahkan Minggu (24/12/2017). (*)

BERITA REKOMENDASI