Iran Belum Berlakukan Lockdown

Editor: Ivan Aditya

IRAN, KRJOGJA.com – Sampai saat ini pemerintah Iran belum memberlakukan kebijakan isolasi total (lockdown) untuk mencegah penyebaran virus corona. Mereka hanya memerintahkan menutup sementara seluruh sekolah, menunda pelaksanaan kegiatan yang melibatkan keramaian, dan melarang penduduk bepergian untuk memperingati Tahun Baru Nowrouz.

Iran juga untuk sementara meniadakan salat Jumat serta menutup parlemen. Di samping itu, sebanyak 83 ribu napi diizinkan keluar sementara dari penjara untuk mencegah penyebaran virus di dalam lapas.

Meski begitu, kebijakan tersebut dinilai belum efektif karena jumlah kasus infeksi dan korban meninggal terus meningkat. Menurut Kemenkes Iran, banyak pasien baru menampakkan gejala Covid-19 beberapa hari setelah terinfeksi.

“Kami diminta untuk tetap berada di rumah, tetapi bagaimana mungkin jika lembaga pemerintah tetap buka,” kata Kepala Rumah Sakit Universitas Shahid Beheshti di Teheran, Alireza Zali.

Presiden Iran, Hassan Rouhani, meyakini wabah virus corona segera berlalu. “Dengan izin Allah S.W.T., tahun ini akan menjadi sejarah, yakni ketika kita memenangkan peperangan terhadap virus berbahaya,” kata Rouhani dalam telekonferensi dengan satuan tugas anti-virus corona. (*)

BERITA REKOMENDASI