Iran Bombardir Markas ISIS Gunakan Drone

Editor: Ivan Aditya

IRAN, KRJOGJA.com – Garda Revolusi Iran menyebut bahwa pihaknya telah melakukan 700 serangan pesawat tak berawak untuk menyerang ISIS di Suriah. Hal ini disebutkan oleh kepala kedirgantaraan Iran.

"Drone pembom kami telah melakukan 700 operasi militer menggunakan bom cerdas untuk melawan Daesh," kata Brigadir Jenderal Amirali Hajizadeh.

Daesh adalah akronim dalam bahasa Arab untuk menyebut ISIS.  Iran menyebut bahwa cara ini bisa mengubah gelombang pertempuran secara signifikan. Pada 1 Oktober, Garda Revolusi menggunakan drone militer melawan ISIS di Suriah.

Hal ini dilakukan sebagai balasan atas serangan mematikan ketika Iran melakukan parade militer pada September lalu. Serangan ini terjadi di barat daya Iran yang diklaim oleh kelompok militan. Tujuh drone militer serta enam rudal balistik menghantam "markas besar ISIS" di kota Hajin yang berbatasan dengan Irak, lapor TV negara.

Berdasarkan pemberitaan media Iran, gambar yang dipublikasi menunjukkan bahwa drone itu buatan lokal dari pabrik Saegheh. Droni ini dibuat ulang dari drone Sentinel AS RQ-170 yang ditangkap oleh Iran pada 2011. (*)

BERITA REKOMENDASI