Iran Mengancam, AS Desak Warganya Tinggalkan Irak

WASHINGTON, KRJOGJA.com – Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) mendesak warganya di Irak untuk segera meninggalkan negara itu. Peringatan itu dikeluarkan setelah Iran bersumpah akan membalas serangan AS yang menewaskan Komandan Pasukan elite Iran Mayor Jenderal Qassem Soleimani di Bandara Internasional Baghdad.

 

"Karena meningkatnya ketegangan di Irak dan kawasan itu, kami mendesak warga AS untuk segera meninggalkan Irak," bunyi peringatan Kemenlu AS mengutip Fox News, Jumat (3/1/2019).

Peringatan itu juga mengatakan semua layanan dan operasi di Kedutaan AS di Baghdad akan ditangguhkan. "Karena serangan milisi yang didukung Iran di kompleks Kedutaan Besar AS."

"Warga AS tidak boleh mendekati Kedutaan," isi peringatan Kemenlu AS.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengecam serangan AS yang menewaskan Qasem Soleimani. Menurutnya tindakan itu sebagai aksi terorisme internasional. Zarif memperingatkan AS tentang konsekuensi untuk "petualangan nakal"-nya.

Sedangkan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei memperingatkan bahwa “pembalasan dendam menunggu para penjahat yang telah menodai tangan mereka dengan darah Soleimani."

 

 

BERITA REKOMENDASI