ISIS Bunuh Wanita dan Anak-anak

Editor: Ivan Aditya

IRAK (KRjogja.com) – Mantan pejuang ISIS Abu Ahmed menceritakan bagaimana ia diperintahkan untuk membunuh wanita dan anak-anak untuk mencegah warga lainya melarikan diri dari daerah yang berada di bawah kendali ISIS. Ahmed sendiri kini menjadi tawanan pasukan Kurdi.

“Orang-orang yang mencoba melarikan diri, karena kondisi mereka di Mosul, untuk bergabung dengan tentara Kurdistan atau Baghdad akan diledakkan dengan IED (bom rakitan) dan jika tidak mereka akan ditembak bahkan termasuk anak-anak,” kata Ahmed.

PBB telah memperingatkan ISIS akan mempergunakan warga sipil sebagai perisai manusia untuk mempertahankan Mosul. Anggota ISIS juga diperintahkan untuk melakukan eksekusi massal guna menghambat pergerakan pasukan Irak.

Puluhan ribu keluarga telah mengungsi karena pertempuran terus menerus yang telah menghancurkan sebagian besar wilayah Mosul. Desa-desa di sekitar Mosul telah direbut kembali oleh pasukan Irak, namun untuk menguasai seluruh kota membutuhkan waktu berbulan-bulan. (*)

BERITA REKOMENDASI