ISIS Marawi Rencanakan Serangan Bom Bunuh Diri

Editor: Ivan Aditya

FILIPINA, KRJOGJA.com – Komandan Angkatan Bersenjata Filipina daerah Mindanao Barat Letnan Jenderal Carlito Galvez mengatakan para militan ISIS merencanakan serangan bom bunuh diri di dalam dan luar kota Marawi.

Pertempuran masih berlangsung hingga hari ini di salah satu kota terbesar Filipina itu, dua bulan setelah para militan melancarkan serangan pertama. Presiden Rodrigo Duterte pun mengatakan siap jika konflik mesti berjalan hingga setahun lamanya.

Para petinggi pertahanan negara tersebut mengakui telah meremehkan para militan pro ISIS yang sangat terorganisir itu. Mereka menyapu kota itu pada 23 Mei lalu dan masih menguasai sebagian darinya meski terus digempur oleh ratusan tentara yang dibantu serangan udara dan artileri.

"Mereka pernah mencoba berlari ke arah tentara sambil membawa geranat. Itulah mengapa kami kehilangan banyak tentara kemarin," ujar Galvez.

Galvez sebelumnya menyatakan 10 pasukan asing masih berada di Marawi. Beberapa di antaranya kemungkinan pernah bertempur di Mosul, Irak.

Kongres Filipina telah menyetujui permintaan Duterte untuk memperpanjang darurat militer hingga akhir tahun di Mindanao. Dengan demikian, pasukan keamanan sekaligus mendapatkan kewenangan lebih besar untuk mengejar para ekstemis hingga ke luar Marawi. (*)

BERITA REKOMENDASI