ISIS Sempat Ancam Menyerang di Bulan Ramadan

Editor: Ivan Aditya

ARAB (KRjogja.com) – tiga ledakan bom bunuh diri yang terjadi Senin 5 Juli di Arab Saudi, Kota Jeddah, Kota Qatif dan Kota Madinah, belum diketahui siapa yang bertanggung jawab. Tapi, serangan yang terjadi di bulan suci Ramadan ini mengingatkan akan ancaman ISIS dua bulan lalu.

Tepat 21 Mei, sebuah video yang berisi hanya audio mengeluarkan ancaman. Suara dalam video yang belum terverifikasi ini berasal dari Abu Muhammad Al Adnani.

“Ramadan, bulan penaklukan dan jihad. Bersiaplah, bersiagalah untuk membuatnya menjadi bulan bencana di mana-mana untuk kaum kafir, terutama para pejuang dan pendukung khalifah di Eropa dan Amerika,” bunyi pesan yang mengindikasikan serangan terhadap taget militer maupun sipil.

“Tindakan terkecil yang Anda lakukan di jantung [wilayah] mereka akan lebih baik dan lebih kekal ketimbang yang Anda lakukan bersama kami. Jika salah satu dari kalian berharap berada di Negara Islam, kami berharap kami berada di tempat kalian untuk menghukum para pejuang Salib dari siang dan malam,” kata Adnani.

Sebelum serangan terjadi di Arab Saudi, sehari sebelumnya, Minggu 6 Juli, serangan bom juga terjadi di Baghdad, Irak. Serangan tersebut menewaskan 125 orang. Serangan bom tersebut terjadi di dua lokasi terpisah, bom pertama meledak di kompleks pertokoandi distrik Karrada, Baghdad. Lokasi tersebut merupakan area yang sangat ramai untuk berbelanja. (*)

BERITA REKOMENDASI