ISIS Terdesak di Mosul

Editor: Ivan Aditya

IRAK, KRJOGJA.com – Milisi ISIS bertahan di  beberapa jalanan terakhir yang masih berada di bawah kendali mereka di Kota Tua Mosul. Mereka membuat markas terakhirnya di bekas benteng pertahanan mereka di Irak.

Tentara Irak memaksa para pemberontak kembali ke sebuah area berukuran tidak lebih dari 300 sampai 500 meter. Berdasarkan sebuah peta yang diterbitkan kantor media militer, area tersebut terletak di samping sungai Tigris Asap menutupi bagian Kota Tua yang dihantam oleh serangan udara dan tembakan artileri sampai pagi hari.

Menurut militer Irak, jumlah militan ISIS yang bertempur di Mosul telah menyusut dari ribuan orang pada awal serangan pemerintah yang terjadi lebih dari delapan bulan lalu sampai tinggal tersisa beberapa ratus orang sekarang.

Pasukan Irak mengatakan, mereka berharap bisa tiba di Tigris dan mendapatkan kembali penuh atas kota tersebut pada akhir minggu ini. Perdana Menteri Haider al-Abadi diperkirakan akan mengunjungi Mosul untuk mengumumkan kemenangan Irak secara resmi. Satu minggu perayaan nasional pun telah direncanakan.

Mosul merupakan  kota terbesar yang dikuasai oleh ISIS. ISIS sudah menguasai Mosul sejak mereka mendeklarasikan  pendirian "khilafah" di wilayah Irak dan Suriah hampir tiga tahun yang lalu.

Dengan berakhirnya kekuasaan ISIS di Mosul, wilayah kekuasaannya di Irak akan terbatas. Hanya di daerah barat dan selatan kota, tempat beberapa puluhan ribu penduduk sipil tinggal. (*)

BERITA REKOMENDASI